Thursday, May 9, 2013

Review : Kau (Cinta pada Pandangan Pertama)

Penulis: Sylvia L'Namira
Jumlah Halaman: 212 hlm
Penerbit Gagas Media

Sinopsis
Aku sendiri tak percaya dengan cinta pada pandangan pertama. Tapi kau adalah pengecualian. Kau muncul di sudut mata seperti sesuatu yang wajar adanya, menghangatkan wajahku seperti cahaya matahari pagi. Suaramu bergelenyar lembut seperti belaian angin sore. Seluruh indraku bereaksi waspada, kau adalah godaan yang tak bisa disangkal begitu saja.

“Siapa namamu?” batinku bertanya-tanya. Kau benar-benar membuat pikiranku tak keruan. Aku semakin sering melihatmu dalam hidupku, tetapi aku tak punya petunjuk barang secuil pun tentang dirimu. Kau misterius seperti malam tak berbulan. Hadirmu memabukkan seperti aroma rempah-rempah.

Namun, sebelum aku berhasil membongkar misteri tentangmu, sosokmu menguap begitu saja seperti embun menjelang siang. Kukira nyeri di hatiku juga bisa cepat pergi, dibantu oleh waktu—aku salah.

Perasaanku tak sama lagi setelah kepergianmu. Kau membuatku mencandu. Kau membuatku merindu.

Resensi
Tampilan buku
Dan, lagi! Gagas Media membuat saya jatuh cinta pada covernya yang adem dan enak dipandang. Satu bintang untuk covernya yang keren. Creative!

Isi cerita
Alur ceritanya ok, mengalir dan ngga ngebosenin. Meski endingnya bikin kaget karena aneh banget. Tema cerita juga menarik. Sebenarnya dari awal membaca saat awal Piyo ikut pelatihan perang saya suka karena gaya bercerita yang bagus dan ceritanya lucu. Cuma kebelakangnya kok ga banget. Piyo kan kehilangan orang yang dicintai, kok post trauma stressnya ga dieksplor. Rasanya ada plot yang kosong disini. Dan tiba-tiba Igo ditemukan. Kalau melihat ciri fisik Igo yang dideskripsikan di perjumpaan pertama dengan Piyo, karakternya adalah dia cowok yang kuat. Kayaknya dia ga al akan melepas cewek yang dicintai dengan mudah. Jadi rasanya aneh melihat karakter Igo disini.

Karakter
Profesi jurnalis itu unik, sayangnya dunia kerja Piyo ini tidak diexplore maksimal sehingga terkesan tempelan. Karakter Piyo dan Igo juga tidak kuat.

Kenyamanan
Perasaan cukup enjoy selama membaca buku ini karena gaya menulis yang menarik

Pesan moral
Selama membaca saya mencari cari pesan moral. Untungnya ada walau tersirat. Cinta pertama itu adalah cinta yang susah dilupakan

Target pembaca
Dewasa muda

Penilaian
3 bintang

No comments:

Post a Comment